Saturday, December 3, 2011

Pebulutangkis SD-SMP Lawan Juara Olimpiade


VIVAnews - Atlet-atlet bulutangkis remaja yang menjuarai Milo School Competition 2011 mendapat kesempatan langka. Atlet yang masih belajar di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu dapat kesempatan menjajal jagoan-jagoan bulutangkis Indonesia di era 80-90an.

Mereka berlatih tanding melawan atlet dari klub Pelita Bakrie dan juga melawan legenda bulutangkis seperti Susi Susanti (juara Olimpiade 1992), Alan Budikusuma (juara Olimpiade 1992), Sarwendah, Candra Wijaya (juara Olimpiade 2000) dan Icuk Sugiarto. Pertandingan yang bertujuan untuk memotivasi atlet-atlet muda itu digelar di GOR Bulutangkis, Senayan, Jakarta, Jumat 2 Desember 2011.

Latih tanding antara junior melawan senior ini merupakan acara penutup setelah para atlet muda digembleng selama dua pekan bersama Milo Camp di TH (Taufik Hidayat) Arena, di Ciracas, Jakarta Timur, sejak 22 November 2011.

"Harapan kami dengan Milo Camp ini para juara dapat merasakan pelatihan dan kedisiplinan tingkat dunia. Kami ingin memberikan pengalaman yang tidak terlupakan bagi para juara,” kata Prillia Sandra, Business Executive Manager Milo, PT Nestl√© Indonesia.

Selain digembleng dan diasah kemampuan fisik dan teknik, para peserta Milo Camp dibantu mengembangkan mental juara dan belajar nilai-nilai kehidupan seperti ketekunan, percaya diri, kerja sama tim, dan sportivitas. Yang mengawasi tak lain adalah Mulyo Handoyo, pelatih Taufik Hidayat.

Kedelapan pemenang tersebut, yang mampu mengungguli 3.621 peserta Milo School Competition lainnya, adalah tingkat SMP: Abdi Muin (tunggal putra), Sarah Christin (tunggal  putri), Lucky Lukman/Hendra Gustiawan (ganda putra), Tays Rona Legaayen/Anita Wahyuningtias (ganda putri), serta tingkat SD: Arif Dwiyanto (tunggal putra) dan Aurum Oktavia Winata (tunggal putri). (art)
• VIVAnews

No comments: