PT Bank Negara Indonesia Tbk menyiapkan layanan helikopter bagi nasabah super premium. Layanan yang akan dilluncurkan sekitar pertengahan Juli ini untuk memenuhi kebutuhan nasabah papan atas yang mempunyai waktu terbatas.
Direktur Konsumen dan Ritel BNI, Darmadi Sutanto, menjelaskan bahwa nasabah papan atas sangat menghargai waktu dan tidak ingin waktunya terbuang percuma di jalan karena kemacetan.
"Contohnya kalau mau ke bandara, mereka kalau bisa 10 menit sebelum pesawat lepas landas baru berangkat," kata Darmadi kepada VIVAnews.
Untuk itu, BNI meluncurkan layanan helikopter untuk nasabah super premiumnya. Nasabah cukup menelepon personal Banker BNI untuk meminta layanan helikopter, maka dalam waktu kurang dari satu jam helikopter yang disediakan BNI melalui layanan Susi Air telah tersedia.
Untuk saat ini, tempat penjemputan helikopter baru tersedia di Menara BNI 46 Jakarta. Nasabah super premium disediakan tempat khusus di lantai 32 menara BNI 46, sebelum naik helikopter dari helipad menuju tempat yang diinginkan nasabah.
Bahkan untuk kemudahan nasabah, BNI bekerja sama dengan Garuda Indonesia untuk dapat check-in dari menara BNI 46. "Nasabah naik helikopter langsung menuju bandara dan mendarat di landasan yahg dekat dengan pesawatnya. Jadi, tidak ada waktu terbuang," kata Darmadi.
Untuk dapat menikmati layanan ini, lanjutnya, nasabah BNI harus mempunyai saldo minimal Rp1 miliar dan terdaftar sebagai nasabah BNI Emerald. Saat ini, jumlah nasabah BNI Emerald mencapai 11 ribu nasabah.
Ia menjelaskan, potensi nasabah super premium di Indonesia cukup besar. Saat ini, terdapat sekitar 1,6 juta orang Indonesia orang kaya di Indonesia yang menjadi sasaran layanan super premium dari BNI.
"Nasabah BNI yang saldonya di atas Rp100 juta saja jumlahnya di atas 20 ribu orang, itu potensi dari internal BNI yang bisa di-upgrade menjadi nasabah Emerald," katanya. (ren)
Thursday, June 21, 2012
RI Ragukan Data Pelancong ke Malaysia
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyangsikan catatan pemerintah Malaysia yang melaporkan jumlah kunjungan wisatawan asal Indonesia ke Negeri Jiran itu mencapai 2 juta orang, atau terbanyak kedua, selama 2011.
"Kalau dari statistiknya, 2011 itu tidak sampai dua juta, cuma sejuta sekian. Tapi, perhitungan dari Malaysia itu bikin kami sangsi," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Abdul Kadir kepada VIVAnews di Jakarta, Rabu 20 Juni 2012.
Menurut Kadir, selama ini, pemerintah Malaysia menggunakan sistem penghitungan jumlah kunjungan wisatawan yang berbeda. Sebagai contoh, masyarakat Indonesia yang hilir mudik ke Malaysia umumnya dihitung berdasarkan kedatangan mereka.
"Misalnya, dari Kepulauan Riau bolak balik ke Malaysia, ya dihitungnya dua kali," ujar dia.
Sementara itu, perhitungan yang dipakai Indonesia hanya menggunakan jumlah kedatangan dari setiap turis yang masuk sebanyak satu kali. "Jadi, pada dasarnya ada perbedaaan cara menghitung," ujar dia.
Kadir juga mengungkapkan, besarnya perhitungan jumlah wisatawan Indonesia ke Malaysia juga disebabkan pemerintah negara itu turut menghitung para pekerja asal Tanah Air yang mencari penghidupan di Negeri Jiran itu.
Padahal, menurut aturan organisasi pariwisata dunia atau UNWTO, setiap pekerja lintas negara seharusnya tidak boleh dihitung. "Di Malaysia itu dihitung bahkan bisa berkali-kali, meskipun hanya lewat," katanya.
Dari pengamatan tersebut, Kementerian Pariwisata memperkirakan besarnya masyarakat Indonesia yang berkunjung ke Malaysia, sebagian besar bukan untuk tujuan wisata. Mereka biasanya datang untuk bekerja.
"Rata-rata pekerja, tidak ada orang yang wisata. Wisatawan sangat kecil jumlahnya," kata dia.
Dibandingkan wisatawan Indonesia yang berkunjung Malaysia, pemerintah justru mengkhawatirkan pelancong Tanah Air yang berwisata ke Singapura. Alasannya, pemerintah tak bisa mencegah masyarakat yang hendak wisata belanja ke negara tersebut.
"Kalau ke Singapura, justru yang sulit dihentikan," katanya.
Sementara itu, Direktur Pengembangan dan Informasi Pasar Kemenparekraf, Budi Pakarti Bangsar, meminta agar Malaysia bertindak jujur terhadap budaya-budaya yang sebetulnya berasal dari Indonesia.
"Saya yakin, faktor kejujuran akan lebih dihargai dibandingkan dengan faktor kosmetik belaka," ujar Budi.
Dia mengaku tak terlalu khawatir dengan banyaknya budaya, yang sebetulnya berasal dari Indonesia, yang digunakan Malaysia untuk menggaet turis mancanegara. Pemerintah yakin, para turis tetap akan mencari negara asli pencipta budaya tersebut.
"Misalnya di Jakarta kan ada Taman Mini Indonesia Indah (TMII), tapi apakah orang Jakarta tidak ingin pergi ke Yogyakarta? Tidak ingin pergi ke Papua? Kan tidak. Mereka akan tetap pergi ke daerah-daerah itu," ujarnya.
Kendati demikian, pemerintah menegaskan siap bertindak tegas jika Malaysia berani mematenkan produk budaya yang sebetulnya berasal dari Indonesia. Selain melanggar etika, paten budaya juga melanggar hubungan negara bertetangga dan serumpun.
Seperti diketahui, Malaysia mengklaim jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Malaysia sepanjang 2011 mencapai 2,13 juta itu. Jumlah itu hanya berada satu tingkat di bawah posisi puncak yang dihuni Singapura. Malaysia mencatat turis asal Singapura mencapai 13,37 juta orang. (art)
"Kalau dari statistiknya, 2011 itu tidak sampai dua juta, cuma sejuta sekian. Tapi, perhitungan dari Malaysia itu bikin kami sangsi," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Abdul Kadir kepada VIVAnews di Jakarta, Rabu 20 Juni 2012.
Menurut Kadir, selama ini, pemerintah Malaysia menggunakan sistem penghitungan jumlah kunjungan wisatawan yang berbeda. Sebagai contoh, masyarakat Indonesia yang hilir mudik ke Malaysia umumnya dihitung berdasarkan kedatangan mereka.
"Misalnya, dari Kepulauan Riau bolak balik ke Malaysia, ya dihitungnya dua kali," ujar dia.
Sementara itu, perhitungan yang dipakai Indonesia hanya menggunakan jumlah kedatangan dari setiap turis yang masuk sebanyak satu kali. "Jadi, pada dasarnya ada perbedaaan cara menghitung," ujar dia.
Kadir juga mengungkapkan, besarnya perhitungan jumlah wisatawan Indonesia ke Malaysia juga disebabkan pemerintah negara itu turut menghitung para pekerja asal Tanah Air yang mencari penghidupan di Negeri Jiran itu.
Padahal, menurut aturan organisasi pariwisata dunia atau UNWTO, setiap pekerja lintas negara seharusnya tidak boleh dihitung. "Di Malaysia itu dihitung bahkan bisa berkali-kali, meskipun hanya lewat," katanya.
Dari pengamatan tersebut, Kementerian Pariwisata memperkirakan besarnya masyarakat Indonesia yang berkunjung ke Malaysia, sebagian besar bukan untuk tujuan wisata. Mereka biasanya datang untuk bekerja.
"Rata-rata pekerja, tidak ada orang yang wisata. Wisatawan sangat kecil jumlahnya," kata dia.
Dibandingkan wisatawan Indonesia yang berkunjung Malaysia, pemerintah justru mengkhawatirkan pelancong Tanah Air yang berwisata ke Singapura. Alasannya, pemerintah tak bisa mencegah masyarakat yang hendak wisata belanja ke negara tersebut.
"Kalau ke Singapura, justru yang sulit dihentikan," katanya.
Sementara itu, Direktur Pengembangan dan Informasi Pasar Kemenparekraf, Budi Pakarti Bangsar, meminta agar Malaysia bertindak jujur terhadap budaya-budaya yang sebetulnya berasal dari Indonesia.
"Saya yakin, faktor kejujuran akan lebih dihargai dibandingkan dengan faktor kosmetik belaka," ujar Budi.
Dia mengaku tak terlalu khawatir dengan banyaknya budaya, yang sebetulnya berasal dari Indonesia, yang digunakan Malaysia untuk menggaet turis mancanegara. Pemerintah yakin, para turis tetap akan mencari negara asli pencipta budaya tersebut.
"Misalnya di Jakarta kan ada Taman Mini Indonesia Indah (TMII), tapi apakah orang Jakarta tidak ingin pergi ke Yogyakarta? Tidak ingin pergi ke Papua? Kan tidak. Mereka akan tetap pergi ke daerah-daerah itu," ujarnya.
Kendati demikian, pemerintah menegaskan siap bertindak tegas jika Malaysia berani mematenkan produk budaya yang sebetulnya berasal dari Indonesia. Selain melanggar etika, paten budaya juga melanggar hubungan negara bertetangga dan serumpun.
Seperti diketahui, Malaysia mengklaim jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Malaysia sepanjang 2011 mencapai 2,13 juta itu. Jumlah itu hanya berada satu tingkat di bawah posisi puncak yang dihuni Singapura. Malaysia mencatat turis asal Singapura mencapai 13,37 juta orang. (art)
Jason Mraz Kembali Demi Fans dan Pulau-pulau
Indonesia rupanya mendapat tempat khusus di hati vokalis yang juga pencipta lagu dari AS, Jason Mraz (34). Setelah konsernya di Nusa Dua, Bali, 9 November 2011, Mraz kembali lagi ke negeri ini.
"Ini undangan fans, sungguh, serius. Selain itu, terlalu banyak pulau yang saya ingin kunjungi. Kami akan mengeksplorasinya," ujar Mraz dalam jumpa pers di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (20/6/2012) malam.
Konser Mraz kali ini akan digelar di Lapangan D Senayan, Jakarta, pada Jumat (22/6/2012) malam. "Sebagai artis yang tur, saya akan mempersiapkan pertunjukan yang luar biasa dan sangat siap untuk itu. Ini memberi saya kesempatan untuk melihat belahan dunia yang lain," kata Mraz.
Mraz akan tampil dengan band pendukungnya. "Setiap kali saya ke Indonesia, saya membawa musik yang berbeda. Ketika pada 2009 saya ke sini di Java Jazz, saya bermain dengan enam pemain lainnya. Waktu ke Bali pada November (2011), itu sangat bebas, kami melakukan apa pun yang kami ingin lakukan," cerita Mraz. "Sekarang, saya bersama band. Kami melakukan yang terbaik untuk membawakan lagu-lagu dari album (Love is a Four Letter Word) yang baru ini," ujarnya.
"Ini undangan fans, sungguh, serius. Selain itu, terlalu banyak pulau yang saya ingin kunjungi. Kami akan mengeksplorasinya," ujar Mraz dalam jumpa pers di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (20/6/2012) malam.
Konser Mraz kali ini akan digelar di Lapangan D Senayan, Jakarta, pada Jumat (22/6/2012) malam. "Sebagai artis yang tur, saya akan mempersiapkan pertunjukan yang luar biasa dan sangat siap untuk itu. Ini memberi saya kesempatan untuk melihat belahan dunia yang lain," kata Mraz.
Mraz akan tampil dengan band pendukungnya. "Setiap kali saya ke Indonesia, saya membawa musik yang berbeda. Ketika pada 2009 saya ke sini di Java Jazz, saya bermain dengan enam pemain lainnya. Waktu ke Bali pada November (2011), itu sangat bebas, kami melakukan apa pun yang kami ingin lakukan," cerita Mraz. "Sekarang, saya bersama band. Kami melakukan yang terbaik untuk membawakan lagu-lagu dari album (Love is a Four Letter Word) yang baru ini," ujarnya.
Orang Kaya Dunia Beli Pulau di Hawaii
Salah satu orang terkaya dunia versi majalah Forbes, Larry Ellison, dikabarkan telah membeli sebuah pulau terbesar keenam di Hawaii, Amerika Serikat, bernama Lanai. Bos perusahaan Oracle ini membeli sekitar 98 persen dari luas kawasan tersebut.
Hal tersebut diungkapkan oleh Gubernur Hawaii, Neil Abercrombie, seperti dikutip VIVAnews dari laman guardian, Kamis, 21 Juni 2012.
Ellison yang merupakan orang terkaya ketiga di AS memiliki pulau tersebut dari rekannya sesama triliuner, David Murdock, pemilik Castle and Cooke Inc. Ellison hanya menyisakan sekitar 2 persen dari pulau Lanai tersebut atau 365 kilometer persegi untuk publik.
Proses pengambilalihan kepemilikan pulau tersebut saat ini sedang dalam proses pengesahan dari sebuah badan hukum di Hawaii. Walau belum mengungkapkan nilai pembelian pulau tersebut, sejumlah media memperkirakan nilainya mencapai US$600 juta atau Rp5,4 triliun (kurs Rp9.000 per dolar).
Dalam pernyataannya, Gubernur Hawaii, Neil Abercrombie, menyatakan Ellison diketahui telah lama mengincar pulau tersebut. "Minatnya terhadap hal-hal berbau alam, khususnya lautan, sudah lama diketahui," katanya.
Pulau Lanai selama ini dikenal sebagai areal yang dpenuhi perkebunan nanas. Di pulau ini terdapat dua buah resort Four Season, lapangan golf, dan rumah mewah.
Orang terkaya dunia yang juga pemilik perusahaan Microsoft, Bill Gates, pernah memesan setiap kamar hotel di pulau ini untuk menggelar perkawinannya pada 1994.
Untuk diketahui, Forbes menempatkan Ellison sebagai orang terkaya keenam di dunia. Nilai kekayaan pemilik Oracle ini ditaksir mencapai US$36 miliar. (art)
Hal tersebut diungkapkan oleh Gubernur Hawaii, Neil Abercrombie, seperti dikutip VIVAnews dari laman guardian, Kamis, 21 Juni 2012.
Ellison yang merupakan orang terkaya ketiga di AS memiliki pulau tersebut dari rekannya sesama triliuner, David Murdock, pemilik Castle and Cooke Inc. Ellison hanya menyisakan sekitar 2 persen dari pulau Lanai tersebut atau 365 kilometer persegi untuk publik.
Proses pengambilalihan kepemilikan pulau tersebut saat ini sedang dalam proses pengesahan dari sebuah badan hukum di Hawaii. Walau belum mengungkapkan nilai pembelian pulau tersebut, sejumlah media memperkirakan nilainya mencapai US$600 juta atau Rp5,4 triliun (kurs Rp9.000 per dolar).
Dalam pernyataannya, Gubernur Hawaii, Neil Abercrombie, menyatakan Ellison diketahui telah lama mengincar pulau tersebut. "Minatnya terhadap hal-hal berbau alam, khususnya lautan, sudah lama diketahui," katanya.
Pulau Lanai selama ini dikenal sebagai areal yang dpenuhi perkebunan nanas. Di pulau ini terdapat dua buah resort Four Season, lapangan golf, dan rumah mewah.
Orang terkaya dunia yang juga pemilik perusahaan Microsoft, Bill Gates, pernah memesan setiap kamar hotel di pulau ini untuk menggelar perkawinannya pada 1994.
Untuk diketahui, Forbes menempatkan Ellison sebagai orang terkaya keenam di dunia. Nilai kekayaan pemilik Oracle ini ditaksir mencapai US$36 miliar. (art)
Bersiap Masuk Indonesia, Apple Buka Lowongan
Apple dikabarkan mulai berekspansi ke Indonesia. Untuk tahap awal, produsen iPad, iPhone, iPod, dan Mac tersebut membuka lowongan kerja untuk penempatan di Jakarta.
Lowongan kerja tersebut muncul di halaman korporat milik Apple dan halaman LinkedIn. Posisi yang ditawarkan berkaitan dengan bisnis ritel Apple di Jakarta.
Seperti dikutip dari DailySocial, saat ini Apple sedang mencari human resource manager. Untuk posisi ini, informasinya terdapat di LinkedIn.
Adapun posisi lain ditempatkan di situs resmi Apple Singapura. Di sana bisa dilihat, terdapat tiga posisi terbuka untuk penempatan di Singapura selama 3-6 bulan sebelum akhirnya resmi ditempatkan di Jakarta.
Posisi tersebut adalah iPhone channel manager, CES (consumer electronic stores) manager, dan account manager for iPhone/iPad carrier.
Lowongan kerja tersebut muncul di halaman korporat milik Apple dan halaman LinkedIn. Posisi yang ditawarkan berkaitan dengan bisnis ritel Apple di Jakarta.
Seperti dikutip dari DailySocial, saat ini Apple sedang mencari human resource manager. Untuk posisi ini, informasinya terdapat di LinkedIn.
Adapun posisi lain ditempatkan di situs resmi Apple Singapura. Di sana bisa dilihat, terdapat tiga posisi terbuka untuk penempatan di Singapura selama 3-6 bulan sebelum akhirnya resmi ditempatkan di Jakarta.
Posisi tersebut adalah iPhone channel manager, CES (consumer electronic stores) manager, dan account manager for iPhone/iPad carrier.
TNI AU: 6 Orang di Fokker Tewas, Kopilot Kritis
Jakarta Enam orang yang berada di perut Fokker-27 meninggal dunia. Satu orang lainnya, yakni kopilot Lettu Paulus dalam keadaan kritis.
"Lettu Paulus kritis. Itu kopilot," kata Kadispen AU Marsma Azman Yunus dalam jumpa pers di Halim, Kamis (21/6/2012). Berita ini juga meluruskan pernyataan Kapuspen TNI Laksamana Muda Iskandar Sitompul bahwa kopilot turut tewas dalam musibah itu.
Berikut nama korban tewas akibat kecelakaan ini:
1. Kapten Hery (pilot)
2. Letda Syahroni
3. Kapten teknis Agus
4. Serma Simulato
5. Serka Wahyudi
6. Sertu Purwo
Azman mendapat kabar 8 rumah hancur tertimpa pesawat tersebut. Dia juga mendengar ada korban sipil tetapi belum jelas keadaannya.
"Saya baru dapat kabar ada ibu-ibu yang kena. Tapi saya belum bisa memastikan keadaannya," tuturnya.
"Lettu Paulus kritis. Itu kopilot," kata Kadispen AU Marsma Azman Yunus dalam jumpa pers di Halim, Kamis (21/6/2012). Berita ini juga meluruskan pernyataan Kapuspen TNI Laksamana Muda Iskandar Sitompul bahwa kopilot turut tewas dalam musibah itu.
Berikut nama korban tewas akibat kecelakaan ini:
1. Kapten Hery (pilot)
2. Letda Syahroni
3. Kapten teknis Agus
4. Serma Simulato
5. Serka Wahyudi
6. Sertu Purwo
Azman mendapat kabar 8 rumah hancur tertimpa pesawat tersebut. Dia juga mendengar ada korban sipil tetapi belum jelas keadaannya.
"Saya baru dapat kabar ada ibu-ibu yang kena. Tapi saya belum bisa memastikan keadaannya," tuturnya.
Ini Dia Penampakan Fokker Jelang Jatuh Hingga Timpa Rumah Warga
ya/pembaca detikcom)
Jakarta Pesawat Fokker 27 milik TNI AU jatuh di sekitar landasan Bandara Halim Perdana Kusumah Jakarta Timur sekitar pukul 14.45 WIB, Kamis (21/6/2012). Ini dia penampakan pesawat bercat loreng itu beberapa detik sebelum jatuh hingga jatuh menimpa sekitar 8 rumah warga di samping Bandara Halim.
Adalah Pasya, seorang warga yang saat itu berada di gedung Blue Bird Halim, menyaksikan pesawat Fokker TNI AU terbang rendah saat akan mendarat di Halim. "Kebetulan saya membawa kamera, jadi saya potret," kata dia .
Dia mengirimkan foto-foto itu kepada detikcom. Dari fotonya tersebut, pesawat yang dipiloti Mayor Pnb Hery itu tampak terbang rendah di atas bandara Halim.
Beberapa detik kemudian, terlihat api berkobar dari beberapa rumah di perumahan Rajawali Jalan Branjangan. Rumah-rumah ini berada persis di samping bandara. Asap hitam mengepul hebat dari perumahan itu. Ternyata pesawat itu jatuh menimpa beberapa rumah warga.
Dipastikan ada korban dalam kecelakaan ini. Beberapa korban sudah dilarikan ke RSAU Esnawan untuk ditangani, meski belum diketahui apakah ada korban meninggal atau tidak. Namun, hingga kini belum ada informasi pasti dari TNI AU maupun pejabat berwenang mengenai korban.
Jakarta Pesawat Fokker 27 milik TNI AU jatuh di sekitar landasan Bandara Halim Perdana Kusumah Jakarta Timur sekitar pukul 14.45 WIB, Kamis (21/6/2012). Ini dia penampakan pesawat bercat loreng itu beberapa detik sebelum jatuh hingga jatuh menimpa sekitar 8 rumah warga di samping Bandara Halim.
Adalah Pasya, seorang warga yang saat itu berada di gedung Blue Bird Halim, menyaksikan pesawat Fokker TNI AU terbang rendah saat akan mendarat di Halim. "Kebetulan saya membawa kamera, jadi saya potret," kata dia .
Dia mengirimkan foto-foto itu kepada detikcom. Dari fotonya tersebut, pesawat yang dipiloti Mayor Pnb Hery itu tampak terbang rendah di atas bandara Halim.
Beberapa detik kemudian, terlihat api berkobar dari beberapa rumah di perumahan Rajawali Jalan Branjangan. Rumah-rumah ini berada persis di samping bandara. Asap hitam mengepul hebat dari perumahan itu. Ternyata pesawat itu jatuh menimpa beberapa rumah warga.
Dipastikan ada korban dalam kecelakaan ini. Beberapa korban sudah dilarikan ke RSAU Esnawan untuk ditangani, meski belum diketahui apakah ada korban meninggal atau tidak. Namun, hingga kini belum ada informasi pasti dari TNI AU maupun pejabat berwenang mengenai korban.
Subscribe to:
Posts (Atom)