Senapan Serbu (SS) PT Pindad Persero telah menyabet penghargaan dalam sejumlah lomba tingkat internasional. Kualitas senapan yang memiliki dua versi, SS1 dan SS2, ini diklaim lebih baik dari M16 buatan Amerika Serikat.
Staf Desain Produk PT Pindad, Windu Paramata, mengatakan SS dibuat dengan menggabungkan sejumlah keunggulan M16 dan senjata asal Rusia, AK47. "Jadi senapan serbu ini dibuat berdasarkan gabungan teknologi di M16 dan daya tahan di AK47," ujar Windu saat berbincang dengan VIVAnews di Indo Defence 2012 Expo & Forum, Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Jumat 9 November 2012.
SS, kata Windu, memiliki fleksibilitas teknologi seperti M16, sementara daya tahannya seperti AK47. Teknologi yang diadopsi dari AK47 itu adalah sistem gas buang. Sistem inilah yang tidak dimiliki oleh M16. Dengan sistem itu, SS memiliki daya tahan di segala medan. SS tahan terhadap air atau lumpur. Artinya, SS masih bisa digunakan untuk menembak meski baru saja masuk ke air maupun lumpur.
"Jadi, kalau habis keluar dari sungai atau lumpur, senapan serbu ini tidak macet seperti M16. Paling tembakan pertamanya untuk membersihkan lumpur yang masuk ke moncong senjata," ujar Windu.
Khusus untuk SS2, sudah memiliki sejumlah varian, yakni SS2-V1, SS2-V2, SS2-V4HB, dan SS2-V5. Windu menambahkan, dengan menggunakan SS2-V4HB, TNI sudah lima kali menjuarai lomba tembak tingkat internasional. "SS2-V4HB menggunakan peluru kaliber 5,56 mm dengan jarak tembak efektif 600 meter," kata dia.
Dalam ajang Indo Defence ini, PT Pindad memamerkan beberapa senjata produksinya, di antaranya SS versi 2 (SS2), Hand Gun G-2 versi elite dan Combat, serta Senapan Penembak Runduk (SPR) yang digunakan untuk para penembak jitu.
Sunday, November 11, 2012
Menanti Debut Rafid Topan di Moto2
Valencia - Indonesia kembali punya pebalap yang tampil di seri balap motor Grand Prix. Setelah Doni Tata sempat berlaga di kelas 125 dan 250 cc, hari ini Rafid Topan Sucipto akan tampil di Valencia pada kelas Moto2.
Rafid Topan saat ini sudah dikontrak oleh Tim Qatar Motor and Motorcycle Federation untuk menjadi salah satu pebalap Moto2 mereka di musim 2013. Namun keberuntungan mendatangi Topan karena dia sudah akan bisa melakukan debut di Moto2 pada seri terakhir musim 2012 yang digelar di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu (11/11/2012) hari ini.
Topan (17 tahun) tampil di Valencia sebagai pebalap pengganti. Dia mengisi posisi kosong yang ditinggalkan Anthony West, rider asal Australia itu pekan lalu West dijatuhi hukuman larangan membalap setelah dia gagal lolos tes doping usai tampil di Le Mans, Prancis, pada Mei 2012.
Pada kesempatan pertamanya tampil di free practice Moto2, Rafid menempati posisi ke-30. Sementara pada latihan bebas kedua dan ketiga dia berada di urutan 31 dan 32. Sedangkan pada kualifikasi, Rafid ada di tangga ke-31.
Moto2 berada satu kelas di bawah MotoGP dan sebelumnya dikenal sebagai kelas 250 cc. Perubahan tersebut terjadi mulai musim 2010, di mana motor yang digunakan adalah empat langkah berkapasitas 600 cc.
Motor 600 cc bukan sesuatu yang baru buat Topan. Dia di tahun ini tampil pada kejuaraan Supersport Asia Road Racing, yang juga menggunakan motor dengan kapasitas mesin 600 cc.
Rafid Topan bukan orang Indonesia pertama yang terjun di ajang balapan Grand Prix karena dalam selang 2005 sampai 2008 Doni Tata Pradita pernah tampil di kelas 125 cc dan 250 cc. Doni bahkan dapat kesempatan tampil di sepanjang musim 2008 bersama tim Yamaha Indonesia Pertamina dan mengumpulkan satu poin dari 16 balapan.
Dalam beberapa tahun terakhir Rafid Topan dianggap sebagai salah satu pebalap motor muda terbaik yang dipunya Indonesia dengan beberapa gelar bergengsi didapat. Di antaranya adalah Juara Nasional kategori pemula Yamaha Cup Race 115 cc pada 2007, juara tingkat nasional kategori pemula 115 cc tahun 2008, juara tingkat nasional kategori senior 125 cc dan 115 cc (2009), urutan tiga kelas underbone 155 cc Petronas Asia Roand Racing Championship.
Yang tak kalah bergengsi adalh sukses dia jadi kampiun Underbone 155 cc Petronas Asia Road Racing Championship dan juara Indoprix110 tahun 2012 ini.
Rafid Topan saat ini sudah dikontrak oleh Tim Qatar Motor and Motorcycle Federation untuk menjadi salah satu pebalap Moto2 mereka di musim 2013. Namun keberuntungan mendatangi Topan karena dia sudah akan bisa melakukan debut di Moto2 pada seri terakhir musim 2012 yang digelar di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu (11/11/2012) hari ini.
Topan (17 tahun) tampil di Valencia sebagai pebalap pengganti. Dia mengisi posisi kosong yang ditinggalkan Anthony West, rider asal Australia itu pekan lalu West dijatuhi hukuman larangan membalap setelah dia gagal lolos tes doping usai tampil di Le Mans, Prancis, pada Mei 2012.
Pada kesempatan pertamanya tampil di free practice Moto2, Rafid menempati posisi ke-30. Sementara pada latihan bebas kedua dan ketiga dia berada di urutan 31 dan 32. Sedangkan pada kualifikasi, Rafid ada di tangga ke-31.
Moto2 berada satu kelas di bawah MotoGP dan sebelumnya dikenal sebagai kelas 250 cc. Perubahan tersebut terjadi mulai musim 2010, di mana motor yang digunakan adalah empat langkah berkapasitas 600 cc.
Motor 600 cc bukan sesuatu yang baru buat Topan. Dia di tahun ini tampil pada kejuaraan Supersport Asia Road Racing, yang juga menggunakan motor dengan kapasitas mesin 600 cc.
Rafid Topan bukan orang Indonesia pertama yang terjun di ajang balapan Grand Prix karena dalam selang 2005 sampai 2008 Doni Tata Pradita pernah tampil di kelas 125 cc dan 250 cc. Doni bahkan dapat kesempatan tampil di sepanjang musim 2008 bersama tim Yamaha Indonesia Pertamina dan mengumpulkan satu poin dari 16 balapan.
Dalam beberapa tahun terakhir Rafid Topan dianggap sebagai salah satu pebalap motor muda terbaik yang dipunya Indonesia dengan beberapa gelar bergengsi didapat. Di antaranya adalah Juara Nasional kategori pemula Yamaha Cup Race 115 cc pada 2007, juara tingkat nasional kategori pemula 115 cc tahun 2008, juara tingkat nasional kategori senior 125 cc dan 115 cc (2009), urutan tiga kelas underbone 155 cc Petronas Asia Roand Racing Championship.
Yang tak kalah bergengsi adalh sukses dia jadi kampiun Underbone 155 cc Petronas Asia Road Racing Championship dan juara Indoprix110 tahun 2012 ini.
Kendaraan Tempur "Komodo" Pindad diresmikan Presiden RI
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberi nama sebuah kendaraan taktis karya anak bangsa dengan nama Komod di pameran internasional industri peralatan pertahanan Indonesia 2012 atau INDODEFENCE 2012 Expo and Forum, Sabtu.
Kendaran Tempur Komodo Tipe APC Produksi Pindad
"Kendaraan taktis karya putra-putri Indonesia yang insyallah akan menjadi kendaraan taktis yang handal bisa bergerak di segala bidang, cuaca, bertempur di medan-medan Indonesia ini, saya beri nama komodo," kata Presiden.
Nama komodo, menurut Yudhoyono, dipilih karena simbol hewan yang menjadi ciri khas Indonesia.
Dia berharap kendaraan taktis itu benar-benar andal dalam pertempuran dan membawa kemenangan serta kejayaan bagi Indonesia.
Pameran bertemakan "Building Roadmap for Defence Industry, Present and Futures" itu merupakan pameran industri peralatan pertahana tiga matra angkatan bersenjata dan kepolisian Republik Indonesia yang kelima dan berlangsung 7-10 November 2012.
Komodo Kendaraan Taktis Multiguna
Produsen kendaraan militer Indonesia, PT Pindad memamerkan tiga varian kendaraan taktis 4x4 multiguna produksi terbaru mereka pada Indodefence 2012.
"Kami pamerkan empat kendaraan yaitu satu anti serangan udara, satu untuk mengintai, dan dua kendaraan angkut personil," kata Staf Desain Produk PT Pindad, Windu Paramata di Jakarta, Jum'at.
"Semuanya itu sebenarnya satu model, hanya saja dengan modifikasi fungsi masing-masing," tambahnya.
Dia menjelaskan, kendaraan militer itu memiliki kelebihan bisa digunakan di berbagai macam medan. Dengan ban ring 20 ukuran 1.000, jalan berpasir, lumpur ataupun aspal tidak akan jadi masalah.
Ditambah lagi, kekuatan tenaga sebesar 215 Hp yang dihasilkan dari mesin 5.193cc membuat kendaraan 4x4 itu tangguh ditanjakkan tinggi sekalipun. Bahan bakarnya diesel dan tangkinya bisa memuat solar sampai 200 liter.
Kendaraan perang tersebut juga telah dilengkapi dengan body dan kaca anti peluru. Pindad mengklaim daya tahannya bisa sampai dengan peluru berukuran 7.62mm.
"Bannya juga sudah memakai sistem run plate, sehingga masih bisa jalan ketika mendapat tembakan," kata Windu.
Dia mengungkapkan bahwa semua komponen dalam kendaraan taktis itu tidak dibuat oleh Pindad. Hanya saja mereka mengklaim desain, rangka, body dan kaki-kaki diproduksi sendiri oleh perusahaan yang memiliki markas di Bandung tersebut.
"Kalau mesin itu kami pakai dari komersial truck merek Hino, dan ban dari Michelin," ungkap Windu.
"Selebihnya kita produksi sendiri, raw materialnya itu dari Krakatau Steel dan sampai jadi body itu di Pindad, lokal kontennya mencapai lebih dari 40 persen," tambahnya.
Menurut dia, nantinya kendaraan taktis 4x4 multiguna akan digunakan untuk operasional Anti Teror Kopasus, Arhanud, dan juga Brimob. Sekitar 90 kendaraan dijadwalkan akan selesai produksi pada tahun depan untuk memenuhi kebutuhan pertahanan keamanan Indonesia.
Windu juga menjelaskan, sampai sekarang ketiga varian kendaraan itu belum memiliki nama resmi. Rencananya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan memberi nama pada produk terbaru Pindad tersebut dalam kunjungan ke Indodefence 2012, Sabtu (10/11).
Kendaran Tempur Komodo Tipe APC Produksi Pindad
"Kendaraan taktis karya putra-putri Indonesia yang insyallah akan menjadi kendaraan taktis yang handal bisa bergerak di segala bidang, cuaca, bertempur di medan-medan Indonesia ini, saya beri nama komodo," kata Presiden.
Nama komodo, menurut Yudhoyono, dipilih karena simbol hewan yang menjadi ciri khas Indonesia.
Dia berharap kendaraan taktis itu benar-benar andal dalam pertempuran dan membawa kemenangan serta kejayaan bagi Indonesia.
Pameran bertemakan "Building Roadmap for Defence Industry, Present and Futures" itu merupakan pameran industri peralatan pertahana tiga matra angkatan bersenjata dan kepolisian Republik Indonesia yang kelima dan berlangsung 7-10 November 2012.
Komodo Kendaraan Taktis Multiguna
Produsen kendaraan militer Indonesia, PT Pindad memamerkan tiga varian kendaraan taktis 4x4 multiguna produksi terbaru mereka pada Indodefence 2012.
"Kami pamerkan empat kendaraan yaitu satu anti serangan udara, satu untuk mengintai, dan dua kendaraan angkut personil," kata Staf Desain Produk PT Pindad, Windu Paramata di Jakarta, Jum'at.
"Semuanya itu sebenarnya satu model, hanya saja dengan modifikasi fungsi masing-masing," tambahnya.
Dia menjelaskan, kendaraan militer itu memiliki kelebihan bisa digunakan di berbagai macam medan. Dengan ban ring 20 ukuran 1.000, jalan berpasir, lumpur ataupun aspal tidak akan jadi masalah.
Ditambah lagi, kekuatan tenaga sebesar 215 Hp yang dihasilkan dari mesin 5.193cc membuat kendaraan 4x4 itu tangguh ditanjakkan tinggi sekalipun. Bahan bakarnya diesel dan tangkinya bisa memuat solar sampai 200 liter.
Kendaraan perang tersebut juga telah dilengkapi dengan body dan kaca anti peluru. Pindad mengklaim daya tahannya bisa sampai dengan peluru berukuran 7.62mm.
"Bannya juga sudah memakai sistem run plate, sehingga masih bisa jalan ketika mendapat tembakan," kata Windu.
Dia mengungkapkan bahwa semua komponen dalam kendaraan taktis itu tidak dibuat oleh Pindad. Hanya saja mereka mengklaim desain, rangka, body dan kaki-kaki diproduksi sendiri oleh perusahaan yang memiliki markas di Bandung tersebut.
"Kalau mesin itu kami pakai dari komersial truck merek Hino, dan ban dari Michelin," ungkap Windu.
"Selebihnya kita produksi sendiri, raw materialnya itu dari Krakatau Steel dan sampai jadi body itu di Pindad, lokal kontennya mencapai lebih dari 40 persen," tambahnya.
Menurut dia, nantinya kendaraan taktis 4x4 multiguna akan digunakan untuk operasional Anti Teror Kopasus, Arhanud, dan juga Brimob. Sekitar 90 kendaraan dijadwalkan akan selesai produksi pada tahun depan untuk memenuhi kebutuhan pertahanan keamanan Indonesia.
Windu juga menjelaskan, sampai sekarang ketiga varian kendaraan itu belum memiliki nama resmi. Rencananya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan memberi nama pada produk terbaru Pindad tersebut dalam kunjungan ke Indodefence 2012, Sabtu (10/11).
TKW Indonesia Di Perkosa 3 Polisi Malaysia
Ulah segelintir polisi Malaysia kembali membuat geram warga Indonesia. Kali ini tersiar kabar ada tenaga kerja wanita (TKW) asal Indonesia diduga diperkosa oleh tiga polisi Malaysia.
Wanita berusia 25 tahun itu dipaksa melayani nafsu tiga polisi. "Ketika itu, saya hanya membawa salinan paspor. Dan polisi itu tidak mau menerima salinan paspor dan mengatakan akan membawa saya dan sopir taksi ke kantor polisi," ujar TKW yang tidak disebutkan namanya seperti dikutip Sinar Harian, Sabtu (10/11). Sinar Harian adalah koran berbahasa Melayu yang diterbitkan dari Shah Alam, Selangor, Malaysia.
TKW ini sehari-hari bekerja di toko makanan. Kejadian bermula saat sang wanita ini menumpang taksi. Saat itu sedang ada razia dan taksi yang ditumpangi TKW ini dihentikan tiga polisi yang menggunakan mobil Proton dan menanyakan identitas.
Korban lalu meminta sang sopir dilepaskan. Setelah sopir dilepaskan, TKW yang ditulis berasal dari Jawa Tengah itu dibawa oleh tiga anggota polisi ke kantor. Begitu tiba di kantor polisi, tas korban lalu digeledah.
"Saya mohon sekali lagi agar mereka melepaskan saya dan bertanya apa yang mereka inginkan. Setelah saya beritahu tidak memiliki uang, seorang anggota polisi meminta saya melayani nafsu mereka," katanya.
"Karena takut, saya terpaksa mengikuti kehendak mereka dan saya diperkosa. Saya diperkosa mereka di dalam sebuah kamar di area kantor polisi," ujarnya.
Ulah bejat polisi Malaysia ini bukan kali pertama. Masih ingat dengan kasus pemukulan wasit karate asal Indonesia. Wasit itu dipukuli polisi Malaysia.
Karena kejadian itu, Indonesia menarik diri dari kejuaraan karate se-Asia, di Seremban, Negeri Sembilan, Malaysia, 20-27 Agustus 2007 setelah ada insiden pemukulan empat oknum polisi terhadap Ketua wasit karate Indonesia Donald Peter Luther Kolopita pada 24 Agustus 2007 tanpa alasan yang jelas.
Pada saat itu pemerintah Malaysia tidak sedikitpun menyesali bahkan meminta maaf kepada masyarakat Indonesia.
Atas insiden itu, pihak Malaysia belum dapat menyampaikan maaf sebelum ada hasil penyelidikan. Bahkan dia menyatakan, insiden kekerasan itu merupakan hal yang wajar dan bisa terjadi kepada siapa saja dan di negara manapun.
Wanita berusia 25 tahun itu dipaksa melayani nafsu tiga polisi. "Ketika itu, saya hanya membawa salinan paspor. Dan polisi itu tidak mau menerima salinan paspor dan mengatakan akan membawa saya dan sopir taksi ke kantor polisi," ujar TKW yang tidak disebutkan namanya seperti dikutip Sinar Harian, Sabtu (10/11). Sinar Harian adalah koran berbahasa Melayu yang diterbitkan dari Shah Alam, Selangor, Malaysia.
TKW ini sehari-hari bekerja di toko makanan. Kejadian bermula saat sang wanita ini menumpang taksi. Saat itu sedang ada razia dan taksi yang ditumpangi TKW ini dihentikan tiga polisi yang menggunakan mobil Proton dan menanyakan identitas.
Korban lalu meminta sang sopir dilepaskan. Setelah sopir dilepaskan, TKW yang ditulis berasal dari Jawa Tengah itu dibawa oleh tiga anggota polisi ke kantor. Begitu tiba di kantor polisi, tas korban lalu digeledah.
"Saya mohon sekali lagi agar mereka melepaskan saya dan bertanya apa yang mereka inginkan. Setelah saya beritahu tidak memiliki uang, seorang anggota polisi meminta saya melayani nafsu mereka," katanya.
"Karena takut, saya terpaksa mengikuti kehendak mereka dan saya diperkosa. Saya diperkosa mereka di dalam sebuah kamar di area kantor polisi," ujarnya.
Ulah bejat polisi Malaysia ini bukan kali pertama. Masih ingat dengan kasus pemukulan wasit karate asal Indonesia. Wasit itu dipukuli polisi Malaysia.
Karena kejadian itu, Indonesia menarik diri dari kejuaraan karate se-Asia, di Seremban, Negeri Sembilan, Malaysia, 20-27 Agustus 2007 setelah ada insiden pemukulan empat oknum polisi terhadap Ketua wasit karate Indonesia Donald Peter Luther Kolopita pada 24 Agustus 2007 tanpa alasan yang jelas.
Pada saat itu pemerintah Malaysia tidak sedikitpun menyesali bahkan meminta maaf kepada masyarakat Indonesia.
Atas insiden itu, pihak Malaysia belum dapat menyampaikan maaf sebelum ada hasil penyelidikan. Bahkan dia menyatakan, insiden kekerasan itu merupakan hal yang wajar dan bisa terjadi kepada siapa saja dan di negara manapun.
Wow! Logo Pertamina Bakal Nongol di Markas AC Milan
PT Pertamina (Persero) rupanya mengincar kerjasama bisnis dengan salah satu klub asal Italia, AC Milan. Meski masih dalam penjajakan, tetapi Pertamina sudah menargetkan agar logo perusahaan plat merah itu bisa muncul di lapangan San Siro milik AC Milan.
"Kita tengah menjajaki kerjasama dengan AC Milan dalam bentuk sponsor. Ya mungkin nanti logo kita bisa muncul di LCD pinggir lapangan AC Milan," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir kepada detikFinance, Minggu (11/11/2012).
Menurut Ali, kemungkinan logo tersebut bisa muncul pada musim depan, yaitu sekitar bulan Juli 2013.
"Kan musim ini sudah mulai, nanti berakhirnya bulan Juni 2013, jadi ya kira-kira paling cepat musim depan, Juli 2013, tapi ini sedang kita jajaki," jelasnya.
Dipilihnya AC Milan, lanjut Ali, karena Pertamina telah mengikuti perkembangan klub milik Silvio Berlusconi ini sejak 3 tahun terakhir. Padahal, untuk musim ini, AC Milan bisa dikatakan terpuruk karena minimnya kemenangan yang diperoleh tim hitam merah itu.
"Ya AC Milan kan bisa dibilang klub terbaik, kan jatuhnya juga baru-baru ini, tapi kan tidak mungkin jatuhnya lama-lama," jelas Ali.
Selain kerjasama bisnis, Ali memastikan kerjasama yang bakal terjalin dengan AC Milai dalam waktu dekat ini yaitu pengiriman pelatih dari AC Milan Academy untuk melatih di Pertamina Soccer School.
"Jadi nanti Pertamina Soccer School dengan lisensi dan pelatih dari AC Milan Academy, kita akan menggunakan sistem dan standard AC Milan," ujarnya.
Ketika ditanya akankah logo Pertamina juga akan menempel di jersey AC Milan, Ali belum berkomentar banyak.
"Ya, itu (logo masuk ke jersey) kalau bisnis Pertamina sudah merambah ke mana-mana. Ini dua dulu rencananya," tutupnya.
"Kita tengah menjajaki kerjasama dengan AC Milan dalam bentuk sponsor. Ya mungkin nanti logo kita bisa muncul di LCD pinggir lapangan AC Milan," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir kepada detikFinance, Minggu (11/11/2012).
Menurut Ali, kemungkinan logo tersebut bisa muncul pada musim depan, yaitu sekitar bulan Juli 2013.
"Kan musim ini sudah mulai, nanti berakhirnya bulan Juni 2013, jadi ya kira-kira paling cepat musim depan, Juli 2013, tapi ini sedang kita jajaki," jelasnya.
Dipilihnya AC Milan, lanjut Ali, karena Pertamina telah mengikuti perkembangan klub milik Silvio Berlusconi ini sejak 3 tahun terakhir. Padahal, untuk musim ini, AC Milan bisa dikatakan terpuruk karena minimnya kemenangan yang diperoleh tim hitam merah itu.
"Ya AC Milan kan bisa dibilang klub terbaik, kan jatuhnya juga baru-baru ini, tapi kan tidak mungkin jatuhnya lama-lama," jelas Ali.
Selain kerjasama bisnis, Ali memastikan kerjasama yang bakal terjalin dengan AC Milai dalam waktu dekat ini yaitu pengiriman pelatih dari AC Milan Academy untuk melatih di Pertamina Soccer School.
"Jadi nanti Pertamina Soccer School dengan lisensi dan pelatih dari AC Milan Academy, kita akan menggunakan sistem dan standard AC Milan," ujarnya.
Ketika ditanya akankah logo Pertamina juga akan menempel di jersey AC Milan, Ali belum berkomentar banyak.
"Ya, itu (logo masuk ke jersey) kalau bisnis Pertamina sudah merambah ke mana-mana. Ini dua dulu rencananya," tutupnya.
Sunday, November 4, 2012
2030, Ekonomi Indonesia Bakal Terbesar di Dunia
Indonesia yang tahan guncangan terhadap krisis diprediksi menjadi salah satu negara yang mempunyai tingkat ekonomi tinggi setelah China, Amerika Serikat (AS), India, Jepang, Brasil, dan Rusia. Adapun bangkitnya Asia saat ini menjadi sorotan negara di seluruh dunia. Banyak yang memprediksi kebangkitan perekonomian Asia dalam jangka waktu kurang dari 20 tahun.
“Indonesia telah diprediksikan sebagai salah satu negara dengan tingkat ekonomi tinggi,” kata pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Bambang Cipto, seperti dikutip dari situs Setkab, Minggu (4/11/2012).
Bambang memprediksi, pada 2030 mendatang, Indonesia akan menjadi negara dengan perekonomian terbesar di dunia, sehingga berimplikasi pada munculnya ragam tantangan bagi setiap orang Indonesia.
“Untuk menghadapi tantangan tersebut diperlukan pembangunan kerja sama antaruniversitas di Indonesia dengan universitas asing sebagai jalan untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia,” kata Bambang yang juga Pembantu Rektor I Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
Sementara pembicara dalam seminar “Cooperation Among Universities in The Asia Pacific” dari Japan International Cooperation Agency (JICA) Expert Taiji Wake mengemukakan, bahwa Jepang adalah salah satu negara yang diprediksikan menjadi masa depan Asia. Karena itu, Jepang selalu berupaya untuk bekerjasama dengan negara lain dalam bidang pendidikan.
“Pemerintah Jepang telah menyediakan beasiswa bagi mahasiswa Jepang untuk keluar negeri. Selain itu menyediakan peluang bagi mahasiswa asing untuk belajar di Jepang,” tuturnya.
Peneliti Pusat Studi Korea Universitas Gadjah Mada (UGM) Widya Paramitha mengatakan Korea pernah menjadi negara termiskin di dunia pada 1950. Belajar dari hal itu Korea serta merta mengembangkan sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan.
“Cara yang dilakukan Korea telah berhasil. Hal itu ditandai dengan tingkat kecerdasan intelektual secara nasional adalah yang tertinggi di dunia,” katanya.
Oleh karena itu, menurut Widya, kerja sama Indonesia dan Korea sangat penting bagi kedua negara. Indonesia dapat belajar bagaimana orang Korea mengintegrasikan “soft skill” dan nasionalisme dalam pendidikan.
“Selain itu Indonesia juga dapat mempelajari teknologi dan cara kerja orang Korea yang sangat efektif dan efisien. Hal itu penting untuk mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi,” tutur Widya.
“Indonesia telah diprediksikan sebagai salah satu negara dengan tingkat ekonomi tinggi,” kata pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Bambang Cipto, seperti dikutip dari situs Setkab, Minggu (4/11/2012).
Bambang memprediksi, pada 2030 mendatang, Indonesia akan menjadi negara dengan perekonomian terbesar di dunia, sehingga berimplikasi pada munculnya ragam tantangan bagi setiap orang Indonesia.
“Untuk menghadapi tantangan tersebut diperlukan pembangunan kerja sama antaruniversitas di Indonesia dengan universitas asing sebagai jalan untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia,” kata Bambang yang juga Pembantu Rektor I Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
Sementara pembicara dalam seminar “Cooperation Among Universities in The Asia Pacific” dari Japan International Cooperation Agency (JICA) Expert Taiji Wake mengemukakan, bahwa Jepang adalah salah satu negara yang diprediksikan menjadi masa depan Asia. Karena itu, Jepang selalu berupaya untuk bekerjasama dengan negara lain dalam bidang pendidikan.
“Pemerintah Jepang telah menyediakan beasiswa bagi mahasiswa Jepang untuk keluar negeri. Selain itu menyediakan peluang bagi mahasiswa asing untuk belajar di Jepang,” tuturnya.
Peneliti Pusat Studi Korea Universitas Gadjah Mada (UGM) Widya Paramitha mengatakan Korea pernah menjadi negara termiskin di dunia pada 1950. Belajar dari hal itu Korea serta merta mengembangkan sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan.
“Cara yang dilakukan Korea telah berhasil. Hal itu ditandai dengan tingkat kecerdasan intelektual secara nasional adalah yang tertinggi di dunia,” katanya.
Oleh karena itu, menurut Widya, kerja sama Indonesia dan Korea sangat penting bagi kedua negara. Indonesia dapat belajar bagaimana orang Korea mengintegrasikan “soft skill” dan nasionalisme dalam pendidikan.
“Selain itu Indonesia juga dapat mempelajari teknologi dan cara kerja orang Korea yang sangat efektif dan efisien. Hal itu penting untuk mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi,” tutur Widya.
Hanggar Skuadron Pesawat Tanpa Awak Sudah Siap
JAKARTA - TNI AU sudah menyiapkan hanggar untuk skuadron pesawat tanpa awak. Rencananya skuadron ini akan ditempatkan di Pontianak. Pengadaan skuadron ini sudah direncanakan jauh-jauh hari oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan). "Hanggar sudah selesai. Tinggal menunggu kedatangan pesawatnya," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama Azman Yunus, saat dihubungi Koran Jakarta, Kamis (1/11).
Azman mengatakan skuadron pesawat tanpa awak ini akan difokuskan untuk memantau perbatasan. Itu alasan mengapa pesawat tersebut akan ditempatkan di Pontianak karena dekat dengan sejumlah perbatasan. Nantinya, pesawat juga akan dilengkapi peralatan berupa pengintaian hingga radar untuk memantau cuaca.
Pesawat yang sedang ditunggu kedatangannya itu dipastikan bukan pesawat buatan Indonesia. "Ya, pesawat dari luar (negeri). Pesawat dalam negeri belum memenuhi kebutuhan operasi yang kami ajukan," kata Azman. Dia menambahkan alasan lain memilih produk luar negeri karena daya jelajahnya yang tinggi.
"Kami membutuhkan pesawat tanpa awak yang memiliki daya jelajah hingga 400 kilometer. Dan industri di dalam negeri belum ada yang bisa membuatnya," tambah dia. Dia juga mengatakan belum menghitung berapa pesawat yang akan didatangkan untuk memenuhi skuadron tersebut, termasuk TNI AU juga belum menentukan siapa yang nanti dipercaya mengomandani skuadron itu.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro, mengatakan keberadaan skuadron pesawat tanpa awak perlu untuk mengefektifkan pengamanan perbatasan. "Sementara ini, skuadron yang akan kita bangun memang untuk pengintaian dan pengamatan wilayah," kata Purnomo.
Kepala Staf TNI AU, Marsekal Imam Sufaat, mengatakan TNI AU menginginkan pesawat tanpa awak yang memiliki daya jelajah dan daya tahan yang lama. Dan pilihan itu jatuh pada pesawat tanpa awak asal Filipina yang teknologinya dari Israel. Wakil Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, saat rapat dengan Komisi I, mengatakan akan membeli 4 pesawat intai tak berawak dengan anggaran 16 juta dollar AS.
Azman mengatakan skuadron pesawat tanpa awak ini akan difokuskan untuk memantau perbatasan. Itu alasan mengapa pesawat tersebut akan ditempatkan di Pontianak karena dekat dengan sejumlah perbatasan. Nantinya, pesawat juga akan dilengkapi peralatan berupa pengintaian hingga radar untuk memantau cuaca.
Pesawat yang sedang ditunggu kedatangannya itu dipastikan bukan pesawat buatan Indonesia. "Ya, pesawat dari luar (negeri). Pesawat dalam negeri belum memenuhi kebutuhan operasi yang kami ajukan," kata Azman. Dia menambahkan alasan lain memilih produk luar negeri karena daya jelajahnya yang tinggi.
"Kami membutuhkan pesawat tanpa awak yang memiliki daya jelajah hingga 400 kilometer. Dan industri di dalam negeri belum ada yang bisa membuatnya," tambah dia. Dia juga mengatakan belum menghitung berapa pesawat yang akan didatangkan untuk memenuhi skuadron tersebut, termasuk TNI AU juga belum menentukan siapa yang nanti dipercaya mengomandani skuadron itu.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro, mengatakan keberadaan skuadron pesawat tanpa awak perlu untuk mengefektifkan pengamanan perbatasan. "Sementara ini, skuadron yang akan kita bangun memang untuk pengintaian dan pengamatan wilayah," kata Purnomo.
Kepala Staf TNI AU, Marsekal Imam Sufaat, mengatakan TNI AU menginginkan pesawat tanpa awak yang memiliki daya jelajah dan daya tahan yang lama. Dan pilihan itu jatuh pada pesawat tanpa awak asal Filipina yang teknologinya dari Israel. Wakil Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, saat rapat dengan Komisi I, mengatakan akan membeli 4 pesawat intai tak berawak dengan anggaran 16 juta dollar AS.
Subscribe to:
Posts (Atom)


